Senin, 15 Juni 2020

food terminology ojt #5

1.dimsum
Tempat Makan Dimsum Di Bandung
Dim Sum atau sering juga disebut Dianxin dalam bahasa mandarin secara harafiah berarti sedikit dari hati atau meyentuh hatimu. Kata ini disunting dari frasa yi dian xin yi yang artinya sedikit tanda mata, kemudian secara umum digunakan sebagai nama untuk menyebut cemilan ringan ini.

Kebiasaan makan dim sum bermula pada periode jalur sutra (Asia Tengah Cina) dan Dinasti Han (206 SM) sampai Dinasti Yuan pada Abad 14M. Saat itu para petani, buruh, dan para pedagang yang berbisnis di sepanjang jalur sutra sering mampir di kedai teh pinggir jalan untuk meminum teh pada sore hari.

Food Lovers harus tau juga bahwa kebiasaan ini sempat memudar lho pada abad ketiga gara-gara Tabib terkenal Hua Tuo mengatakan kebiasaan memakan dim sum sambil minum teh bisa membuat badan jadi gemuk. Orang Kanton (Guangdong/Kwangtung) di Cina Selatan tidak mengindahkan imbauan ini. malah menjadikan dim sum sebagai makanan tradisional yang dinikmati bersama teman-teman saat nongkrong sambil minum teh. Dari sinilah muncul istilah yumcha (mandarin yincha) yaitu minum teh di kedai teh bersama teman-teman dekat sambil menyantap dimsum.

Sejak abad ke-10 telah dikenal sekitar 2.000 jenis macam-macam dim sum. Di masa sekarang sebuah restoran besar dim sum biasanya sudah menyajikan sekitar 100 jenis dim sum. Dim sum kemudian menjadi sarapan pagi khas orang Hong Kong (Hong Kong terletak tepat di seberang Propinsi Guangdong, Cina, sehingga masyarakatnya mengikuti kebiasaan di Guangdong). Dim sum sengaja dibuat kecil agar mudah disantap dalam satu kali suapan Bentuknya harus indah agar menarik dan enak dinikmati bersama teh.

2. Ramen 


Ramen (拉麺;ラーメン) bukanlah makanan yang berasal dari Jepang, tetapi berasal dari Cina. Orang Jepang sering menyebut ramen dengan nama "Chuka Soba" yang berarti "Soba dari Tiongkok" atau "Shina Soba" yang berarti "Soba Cina". Dalam bahasa Jepang soba atau o-soba artinya mie, jadi Chuka soba dalam bahasa Indonesia memiliki arti "Mie dari Tiongkok".

Sejarah ramen ini bermula pada tahun 1910, ketika itu ada dua orang koki Cina di restoran Rairaken, Tokyo yang memperkenalkan makanan baru berupa mie dengan kuah kaldu yang mereka berinama Shina Shoba (Mie China). Tokugawa Mitsukuni (mito komon) adalah orang Jepang yang pertamakali memakan ramen.

Setelah kekalahan Jepang pada Perang Dunia II, kata Shoba mulai kehilangan pamornya. Sebagai peninggalan agresi imperialis dan keburtalan masa perang terhadap Cina (yang memakan 20 juta jiwa), Shoba dianggap sebagai penghinaan budaya. Maka namanya diubah menjadi Chuka Soba yang menjadi lebih diterima sebab Chuka berbarti “ala Cina” atau “Chinese-style”. Mie itu akhirnya memasuki jaman modern pada tahun 1985, ketika seorang pengusaha bernama Momofuku Ando memperkenalkan versi kemasan pertama dari makanan itu. Digoreng kering dan diberi rasa ayam, dikeringkan dan ditekan menjadi bentuk balok, dan disebut dengan Chikin Ramen.

Kata itu diambil dari kata Cina la (menarik) dan mian (mi). Dan dengan segera berubah menjadi Ramen. Setelah awalan yang lambat, Ramen berkembang menjadi fenomena dunia, dari Amerika hingga Ukraina, dalam variasi yang tanpa batas. Kari, udang, sayuran, bahkan lemon pedas. Dikarenakan harganya yang murah dan menyiapkannya yang gampang, mi itu menjadi makanan pokok para pelajar, seniman dan musisi dimanapun berada. Pada tahun 2005, 85.7 triliun bungkus Ramen dinikmati oleh orang setiap tahun.

3. Tom Yam Goong 




Tom yum merupakan sajian sup pedas dan asam yang banyak disajikan di beberapa negara seperti Kamboja, Brunei, Malaysia dan Singapura.

Secara harfiah, kata "tom yam" berasal dari dua kata Thai yaitu 'tom' dan 'yam'. Tom mengacu pada proses perebusan, sementara yam mengacu pada jenis bumbu khas Thailand.

Kuah kaldunya terbuat dari bahan-bahyan segar seperti serai, daun jeruk purut, lengkuas, air jeruk nipis, kecap ikan dan bubuk cabai.

Ada beragam jenis tom yam. Untuk Tom Yam Goong biasanya diisi dengan udang sebagai bahan utamanya. Sedangkan Tom Yum Gai menggunakan ayam, jamur untuk versi vegetarian. Untuk isian ikan disebut dengan Tom Yam Pla dan untuk makanan laut yang dicampur disebut juga dengan Tom Yum Talay atau Tom Yum Po Taek.

Tom yam ada dua versi, tom yam dengan santan (Tom Yam Gung Nam Kohn) atau tanpa santan (Tom Yam Gung Nam Sai) untuk versi kuah bening. Keduanya sama-sama memiliki paduan rasa asam, gurih, pedas dan sedikit manis.

food terminology ojt #4

1. Nasi timbel Rancabentang
Nasi Timbel Padma Hotel Bandung Review - Suma - Explore Asia

Nasi Timbel Sama dengan nasi yang lainnya , dalam bahasa Sunda disebut Sangu Timbel yaitu Nasi yang dibungkus dengan daun pisang dengan bentuk bulat lonjong yang menyerupai timbel alat pancing. Nasi Timbel menggambarkan suasana pedesaan bagi masyarakatat Sunda, dimana orang sunda jika hendak berpergian jauh senantiasa berbekal nasi yang dibungkus daun pisang dengan maksud agar dibawa dengan praktis dan hemat. Selain itu, dikota bandung banyak diketemukan restaurant yang menyediakan nasi timbel dengan menu pelengkapnya. Pada waktu dulu nasi timbel merupakan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat menengah kebawah, karena waktu itu alat makan seperti piring masih sulit diketemukan sehingga masyarakat menggunakan daun sebagai alternatif untuk tempat makan atau membungkus makanan. Nasi Timbel dapat dihidangkan pada pagi hari sebagai sarapan pagi, makan siang dan makan malam. Nasi Timbel merupakan nasi yang dibungkus dengan daun pisang yang awalnya dibungkus dalam bentuk lonjong dan pada perkembangannya dapat dibentuk segitiga atau segi empat. Kemudian disusun dan ditaruh diwadah dengan demikian disebut Nasi Timbel. Dibungkus dengan daun pisang dimaksudkan agar nasi beraroma daun pisang. Nasi Timbel dihidangkan atau disajikan dimeja makan, bisa ditaruh di piring ?piring makan satu persatu atau bisa ditaruh di bakul nasi, bila akan dikunsumsi diambil satu persatu ditaruh dipiring dimakan bersama denganmenggunakan sayur asam, lauk ikan goreng (Ikan emas, mujaer atau gurami), tahu dan tempe. Nasi timbel dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat baik membeli dirumah makan atau membuat sendiri. Dalam pergeseran sosial, nasi timbel yang dulu merupakan konsumsi bagi masyarakat menengah kebawah sekarang sudah menjadikan nilai ekonomi yang mahal karena banyak disajikan direstauran-restauran, hal ini disebabkan karena masyarakat perkotaan rindu akan suana kampung yaitu aroma nasi karena dibungkus daun pisang, dan oleh karena kesibukannya mereka tidak punya kesempatan untuk membuat nasi timbel sendiri yang pada perkembanganya pada saat sekarang ini nasi timbel merupakan identitas untuk masyarakat sunda menengah keatas. Sedangkan dipedesaan nasi timbel dapat dikonsumsi untuk menjamu tamu atau pada saat upacara-upacara adat. Proses pembuatan Bahan : beras. Bumbu : tanpa bumbu Peralatan : dandang, panci dan daun pisang Cara memasak Beras dicuci bersih kemudian diaron dengan panci (dimasak setengah matang) kemudian dikukus dikukus dengan dandang sampai matang. Atau bisa juga beras dimasak langsung sampai matan (di-liwet). Nasi yang sudah matang kemudian dibungkus dengan daun pisang yang terlebih dahulu dibersihkan, dan bentuk lonjong atau segitiga atau segiempat, yang kemudian disebut nasi timbel. Cara penyajian : Nasih dihidangkan di atas meja atau secara lesehan, yaitu nasi timbel sebagian ditaruk di piring-piring makan satu persatu sejumlah orang yang akan makan dan sebagian lagi ditaruk dibakul untuk menyediakan bagi yang ingin menambah nasi. Nasi timbel disajikan dengan sayur kuah yang umumnya adalah sayur asam dengan lauk tahu, tempe, ikan goring (emas, mujaer atau gurami), dan sambal serta minuman berupa teh manis atau jus buah.

2. sop buntut "padma"
4

Sop buntut adalah salah satu masakan populer dalam masakan Indonesia. Terbuat dari potongan ekor sapi yang dibumbui kemudian dibakar atau digoreng dan dimasukkan kedalam kuah kaldu sapi yang agak bening bersama irisan kentang, wortel, tomat, daun bawang, seledry dan taburan bawang goreng. Sop buntut Indonesia dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, dan rempah-rempah lokal, seperti merica, pala, dan cengkeh. Variasi yang relatif baru disebut "Sop Buntut Goreng" yaitu buntut goreng yang dibumbui disajikan kering, sementara kuah sup kaldunya disajikan dalam mangkuk terpisah.

      Sop buntut sapi, selain digemari masyarakat Indonesia, ternyata juga disukai penduduk Spanyol. Mereka menyukai makanan ini sejak pertama kali kedutaan Indonesia di Italia mengenalkan keanekaragaman makanan khas kita. Kesukaan rakyat Spanyol akan hidangan sapi pun terpuaskan dengan adanya sop buntut ini.

3. sate pa kumis
bandung – Pergi Dulu |Page 2, Chan:31165348 |RSSing.com"
Sate atau satai (ˈsæteɪ/ sɑːteɪ/ sah-tay) adalah makanan yang terbuat dari potongan daging kecil-kecil yang ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu. Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate. Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba, sapi, babi, kelinci, kuda, dan lain-lain.
Sate diketahui berasal dari Jawa, Indonesia, dan dapat ditemukan di mana saja di Indonesia dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional Indonesia. Sate juga populer di negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sate juga populer di Belanda yang dipengaruhi masakan Indonesia yang dulu merupakan koloninya.Sate adalah hidangan yang sangat populer di Indonesia; dengan berbagai suku bangsa dan tradisi seni memasak telah menghasilkan berbagai jenis sate. Di Indonesia, sate dapat diperoleh dari pedagang sate keliling, pedagang kaki limadi warung tepi jalan, hingga di restoran kelas atas, serta kerap disajikan dalam pesta dan kenduri. Resep dan cara pembuatan sate beraneka ragam bergantung variasi dan resep masing-masing daerah. Hampir segala jenis daging dapat dibuat sate. Sebagai negara asal mula sate, Indonesia memiliki variasi resep sate yang kaya.Biasanya sate diberi saus. Saus ini bisa berupa bumbu kecap, bumbu kacang, atau yang lainnya, biasanya disertai acar dari irisan bawang merah, mentimun, dan cabai rawit. Sate dimakan dengan nasi hangat atau, kalau di beberapa daerah disajikan dengan lontong atau ketupat

food terminology ojt #3

1. Torayaki
Takoyaki (   ) Adalah nama makanan asal daerah Kansai di Jepang, berbentuk bola-bola kecil dengan diameter 3-5 cm yang dibuat dari adonan tepung terigu isi potongan gurita di dalamnya. Di zaman Taisho sudah dijumpai kios pasar kaget yang menjual choboyaki dengan nasi goreng terigu dengan isi konnyaku yang merupakan cikal bakal takoyaki. Choboyaki berkembang menjadi Rajioyaki yang berisi urat sapi dan bagian daging murah yang lain. Penganan disebut "rajioyaki" karena bentuknya yang bulat-bulat seperti tombol radio transistor pada waktu itu. Pada tahun 1933, kios takoyaki bernama Aizuya menjual Nikuyaki yang merupakan variasi rajioyaki yang diisi dengan daging sapi. Pada tahun 1935, kios Aizuya yang mengambil ide dari Akashiyaki mulai mengisikan gurita dan telur ke dalam rajioyaki dan tahan sebagai takoyaki. Di sekitar tahun 1965-an, kios pasar kaget yang menjual takoyaki mulai bermunculan di daerah Kanto. Di pertengahan dekade 1990-an, Tokyo mengalami demam takoyaki yang diawali oleh kios takoyaki bernama Kyōtako di daerah Shibuya. Di daerah Kyushu, perusahaan barang hatchandō menjual takoyaki secara bergilir sekarang berubah menjadi perusahaan penjual takoyaki sebagai makanan beku. Sekitar tahun 2000, kios bernama Gindako yang berasal dari kawasan pasar Tsukiji, Tokyo sukses dengan jumlah toko cabang yang buka di seluruh Jepang agar bisa membuat makanan ringan dengan rasa takoyaki.
2. YakinikoSumber: http://ruangsurya.id/2018/03/makan-yakiniku-murah-ini-pilihannya/
yakiniku ( , Daging panggang) adalah istilah bahasa Jepang untuk daging yang dipanggang atau dibakar di atas api. Dalam arti luas, yakiniku juga mencakup berbagai masakan daging sapi, babi, atau jeroan yang dipanggang, seperti bistik, panggang daging domba (jingisukan), dan barbeque. Daging dipanggang di atas api dari arang atau gas dengan menggunakan kisi-kisi dari besi atau di atas plat dari besi (teppan). Potongan daging yang berbentuk empat kali ditusuk dengan tusukan dari logam sebelum dipanggang. Di rumah roti yakiniku, mulailah dipanggang, daging yang agak besar agak perlu dipotong dengan gunting di doserian. Istilah "horumon" dalam "horumonyaki" berasal dari dialek Kansai "horumon" (benda buangan) yang digunakan untuk menyebut jeroan. Ternyata yakiniku dengan bulgogi atau kalbi telah menjadi sangat kabur, karena terjawab juga disebut "yakiniku" di Jepang. Horumonyaki diciptakan oleh imigran Korea di daerah Kansai seusai Perang Dunia II. 
3. Soba
Soba (蕎麦 atau  
) Adalah salah satu jenis mi Jepang yang dibuat dari tepung sembuh kuda. Dalam bahasa Jepang, tumbuhan serealia gandum juga disebut "soba". Selain itu, istilah "soba" juga bisa berarti mi telur asal Cina yang dimasak menjadi yakisoba atau ramen. Di zaman dulu, mi dari tepung sembuh kuda disebut sobakiri. Catatan investasi tentang tepung gandum yang dibuat mi (sobakiri) ditulis dalam buku catatan kuil Jōshō-ji, desa Ōkuwa, paket Nagano. Sewaktu pura selesai dipugar tahun 1574, "sobakiri" termasuk ke dalam daftar barang berharga yang diterima untuk penyelenggaraan selamatan.

food terminology ojt #2

1.    SushI

Sushi (, atau biasanya  寿司) Adalah makanan Jepang yang terdiri dari nasi yang dibentuk bersama lauk (neta) makanan laut, daging, sayuran mentah atau sudah dimasak. [1] Nasi sushi memiliki rasa masam yang lembut karena dibumbui campuran cuka beras, garam, dan gula. Asal usul kata sushi adalah kata sifat untuk rasa masam yang ditulis dengan huruf kanji sushi ( ). Pada awalnya, sushi yang ditulis dengan huruf kanji  merupakan istilah untuk salah satu jenis pengawetan ikan disebut gyoshō ( ) Yang membaluri ikan dengan garam dapur, bubuk ragi ( koji) Atau ampas sake ( kasu). Penulisan sushi menggunakan huruf kanji 寿司 yang dimulai pada zaman Edo periode pertengahan adalah cara penulisan ateji (menulis dengan huruf kanji lain yang berbunyi yang sama).
2. Sashimi
Sashimi (刺身?) Adalah makanan Jepang dengan makanan kesegaran prima yang langsung dimakan dalam keadaan mentah bersama penyedap seperti kecap asin, parutan jahe, dan wasabi. Ada pendapat yang bilang kebiasaan tidak ada yang suka sama tuanya dengan sejarah manusia, tapi kebiasaan ini bisa terus atau hilang tergantung pada kondisi lingkungan tempat tinggal. Jepang merupakan negara kepulauan dengan hasil laut segar yang dapat dinikmati sepanjang tahun, sehingga kebiasaan menikmati makanan laut segar tanpa terus berlanjut. Ada juga pendapat yang kata kata Sashimi berasal dari kata Namashishi (生肉, Daging mentah) atau Namasuki ( , Potongan segar).
3. Onigiri 
Onigiri (     ) (Bahasa indonesia: nasi kepal) adalah nama Jepang untuk makanan nasi yang dipadatkan sesekali hangat, seperti, karung beras. Dikenal juga dengan nama lain omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit. Pada buku harian Murasaki Shikibu Nikki dari Murasaki Shikibu pada abad ke-11 ditulis tentang orang utan bola-bola nasi. Pada waktu itu, onigiri disebut tonjiki dan sering dimakan pada piknik makan siang. Pada tahun 1987 ditemukan gumpalan butiran nasi yang terkarbonisasi peninggalan zaman Yayoi dari penggalian arkeologi yang dilakukan di pusat Ishikawa. Dari nasi berbentuk onigiri yang sudah terkarbonisasi yang ditemukan sisa bekas-tekan jari tangan manusia. Selain itu, nasi yang dibentuk mirip onigiri juga dit
emukan di situs penggalian isi Kanagawa.

food terminology ojt #1

1. Seblak


Seblak sendiri dikenal sebagai makanan khas Kota Kembang Bandung. Seblak biasanya terdiri dari kerupuk kenyal yang ditumis bersama dengan bumbu bawang.Dalam perkembangannya, seblak ini disajikan dengan tambahan telur, sosis, irisan sayur, bakso, seafood, dan lainnya. Tak cuma itu, seblak juga divariasikan dalam berbagai tingkatan kepedasan.Seblak dibuat dari bumbu bawang merah, bawang putih, garam, kencur, cabe rawit, kunyit, dan penyedap rasa. Setelah ditumis, kerupuk mentah yang sudah direndam air semalaman atau disiram air panas sampai kenyal kemudian ditambahkan ke dalam tumisan bumbu.Tak dimungkiri, kerupuk rebus (kerupuk yang tak digoreng) adalah bahan utama seblak. Sensasi kenyal kerupuk mentah ini menjadi kenikmatan tersendiri saat menyantapnya.Mengutip berbagai sumber, ada orang yang berpendapat bahwa kerupuk basah yang direbus ini bukanlah poin utamanya, melainkan bumbu kencur yang gurih. Kerupuk hanyalah topping tambahan saja. Beberapa sumber menyebut bahwa seblak berasal dari Sumpiuh, Banyumas, Jawa Tengah. Di Sumpiuh, seblak sudah ada sejak tahun 1940-an. Hanya saja, seblak bukanlah seblak di Sumpiuh. Seblak Sumpiuh bernama krupuk godog. Karena kerupuk udang yang dipakai tidak digoreng melainkan digodog atau direbus, maka krupuk godog juga punya sensasi kenyal seperti seblak. Selain di Sumpiuh, seblak juga sudah ada di Cianjur sejak zaman sebelum kemerdekaan. Seblak Cianjur kala itu tercipta sebagai makanan alternatif bagi masyarakat dengan ekonomi lemah.
2.Batagor
Hasil gambar untuk gambar  .Batagor

    Batagor ya batagor merupakan singkatan dari Bakso Tahu Goreng. Makanan khas kota Bandung, ini mempunyai banyak penggemar karena rasanya yang enak di lidah, gurih dan bumbu kacangnya yang pedas menambah nikmatnya batagor.Ada beberapa cerita mengenai asal batagor, namun yang sering di perdengarkan adalah sebagai berikut.Ternyata Batagor lahir dari ketidaksengajaan. Saat itu, Isan atau Ihsan adalah seorang penjual bakso keliling di seputaran Jalan Kopo, Bandung Tahun 1973. pada suatu hari, bakso yang dijajakan kurang laku di jual. Setiap hari ia memikirkan mau diapakan bakso, tahu, yang tidak terjual ini. Apakah harus dibuang, atau diolah lagi supaya tetap menghasilkan uang.Lalu ide sederhana untuk menggoreng sisa bakso tahu tersebut muncul lalu dia lakukan jika dagangannya tersisa. Pada awalnya bakso tahu yang digoreng tersebut ia bagikan pada tetangga, namun ternyata para tetangganya sangat menyukainya. Malah ada tetangga yang diminta untuk dibuatkan lagi.3.   RENDANG


Rendang adalah salah satu makanan khas Indonesia yang menjadi salah satu makanan terlezat di dunia. Di Indonesia mudah sekali untuk menemukan rending, setiap hari raya umat muslim di seluruh Indonesia pasti menyajikan makananan yang satu ini, dan di setiap rumah makan Padang menu ini menjadi menu utama yang selalu di cari.
Sejarah RendangRendang berasal dari daerah Sumatera Barat yang beribukota Padang, makanan ini menjadi ikon masyarakat Minangkabau dikarenakan masyarakat Minang lah yang pertama kali menciptakan makanan terlezat di dunia ini, Rendang sudah ada sejak zaman dahulu tepatnya pada pertengahan Abad 16 sekitar tahun 1550 an, diyakini Rendang sudah ada sejak masyarakat Minang menggelar upacara adat pertama mereka.
Makanan ini mulai menyebar ke berbagai pelosok tanah air dan luar negeri seiring berjalannya tradisi Merantau rakyat Minangkabau, penyebaran Rendang mula mula menyebar ke kawasan Melayu, di mulai dari perantauan Minang menuju ke Sumatera Utara, Aceh, Riau, Jambi, Palembang sampai ke Negeri Jiran kita Malaysia dan setelah itu mulai menyebar ke seluruh pelosok Nusantara sampai ke Luar Negeri.
Ada beberapa Literatur pada Abad ke 19 yang mengulas sedikit tentang Rendang, pada zaman itu masyarakat Minang sering melakukan perjalanan (Merantau) menuju Selat Malaka dan Singapura, waktu itu perjalanan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan bisa menempuh waktu sekitar satu bulan, pada waktu itu di sepanjang perjalanan tidak ada perkampungan atau pemukiman penduduk, dan untuk mengisi perbekalan masyarakat Minang membawa Rendang untuk perbekalan dikarenakan makanan yang satu ini tahan lama. Dan berdasarkan cerita rakyat Minang dipercaya pada abad ke 16 ketika mereka mau membuka sebuah perkampungan baru makanan ini adalah salah satu solusi masyarakat Minang sebagai bekal perjalanan dikarenakan tahan lama nya makanan yang satu ini.
Kuliner ini dilahirkan tidak semata mata karena kelihaian masyarakat Minang, secara tidak langsung kuliner ini tercipta karena ada para pedagang dari luar negeri yang menjual bumbu bumbu khusus untuk membuat Rendang, seperti para pedagang dari Gujarat India yang menjual beberapa bumbu bumbu yang diperlukan untuk membuat Rendang pada saat itu.
Pada zaman dahulu Rendang hanya disajikan untuk acara acara khusus Adat Minangkabau saja, misalnya upacara adat orang Minang Kenduri upacara adat khusus untuk menyambut tamu kehormatan,  setelah itu Rendang mulai disajikan untuk acara Khitanan, Ulang Tahun, Pernikahan, Barzanji dan hari besar agama Islam seperti hari raya Idul Adha dan hari raya Idul Fitri.Bagi masyarakat Minang Rendang sangat memiliki makna Budaya, mempunyai arti tersendiri bagi masyarakat Minangkabau mkna dari Rendang adalah Musyawarah dan Mufakat yang terdiri dari 4 bahan pokok yang melambangkan keutuhan masyarakat Minang Yaitu :1. Dagiang (daging sapi), merupakan ambing dari “Niniak Mamak” (para pemimpin Suku adat).2. Karambia (kelapa), merupakan ambing “Cadiak Pandai” (kaum Intelektual).3. Lado (cabai), merupakan ambing “Alim Ulama” yang pedas, tegas untuk mengajarkan syariat agama.4. Pemasak (bumbu), merupakan ambing dari keseluruhan masyarakat Minangkabau.
Rendang kian mahsyur namanya dan sangat diakui dunia sebagai salah satu makanan terlezat dunia, tak tanggung tangung yang mensurvei Rendang menjadi salah satu makanan terlezat di dunia adalah CNN, dan pada tahun 1987 salah satu restoran cepat saji diamerika Burger King pernah membuat menu Rendang Burger sebagai menu di restoran itu.
Fenomena Rendang yang sangat luar biasa pun menjadikan dua Negara yang bertetangga dan masih sama sama Rumpun Melayu sempat Bersitegang, Malaysia mengklaim bahwa Rendang adalah makanan khas dari negeri Jiran tersebut, rakyat Indonesia sempat meradang dan terjadi perdebatan sengit di berbagai media.
“UNESCO mendaftarkan Rendang sebagai makanan Tradisional khas Minangkabau pada tahun 2010 dengan nomor registrasi 776”Di Indonesia orang orang mengenal dua jenis Rendang Sejati  :·         Rendang Basah atau Kalio·         Rendang KeringYaitu Rendang Basah dan Rendang Kering, Rendang Basah atau yang lebih dikenal dengan Kalio, adalah Rendang yang dimasak dalam waktu yang cukup singkat dan santannya belum begitu sempurna, jenis yang satu ini daya tahannya tidak begitu lama, hanya sekitar satu Minggu, Umum ditemukan di Malaysia, Singapura, Brunei dan Belanda, di Malaysia orang orang menyebutnya dengan Rendang Kelantan dan Rendang Negeri Sembilan.
Rendang Kering adalah Rendang sesungguhnya yang dibuat oleh masyarakat Minang, Rendang yang satu ini membuthkan waktu memasak yang cukup lama sampai santan mongering dan bentuknya terserap sempurna, Rendang yang satu ini mempunyai daya tahan yang sangat lama, dalam suhu ruangan Rendang ini bisa bertahan sampai 4 Minggu atau satu bulan dan jika di bekukan akan bertahan sampai setengah tahun.
Selain dua jenis diatas sekarang Rendang mempunyai variasi, selain menggunakan Daging Sapi orang orang juga menggunakan berbagai macam bahan utama seperti :·         Rendang Daging·         Rendang Bebek·         Rendang Ayam·         Rendang Telur·         Rendang Hati·         Rendang ParuDan mungkin masih banyak lagi variasi dari masakan Rendang ini, Jika anda ingin memasak Rendang dirumah kami akan membagikan kepada anda resep Rendang Asli khas Minang, Silahkan Mencoba.Bahan yang dibutuhkan:·         1 kg daging potong sesuai selera·         Kelapa 3 buah (Menjadi santan 10-12 gelas)·         Daun kunyit 1 lembar·         Daun jeruk 3 lembar·         Salam 3 lembar·         Kayu manis 3 cm
Bumbu yang dihaluskan:·         Ketumbar 2 sdm·         Lengkuas/laos 1 ons·         Jahe 4 cm·         Cabe giling 1,5 ons·         Kapulaga 4 buah·         Pekak 1 buah·         Pala 1/2 butir·         Bawang merah 2 ons·         Bawang putih 5 siung·         Serai 1 batang
Cara membuat:-Didihkan santan bersama daun jeruk, daun kunyit, salam dan kayu manis. Sementara itu, haluskan ketumbar, jahe, kapulaga, pekak, pala, bawang merah, bawang putih.
-Parut lengkuas dan serai, blender bersama ketumbar, jahe, pekak, kapulaga, bawang merah dan bawang putih yang sudah giling supaya lebih halus. Kemudian campur daging dengan cabe giling dan semua bumbu yang sudah halus, aduk hingga rata.   -Setelah santan mendidih, tunggu hingga agak mengental. Masukkan daging yang telah dicampur bumbu, aduk. Jika santan telah kering dan mengeluarkan minyak kecilkan api aduk terus     hingga daging rendang terlihat hitam, jangan sampai gosong.Sajikan dan siap disantap.
Tips untuk rendang yang berwarna hitam:Jangan kurangi takaran kelapa, dan pilih kelapa yang tua sehingga banyak mengeluarkan minyak.Jangan menggunakan kunyit (di beberapa daerah memasak rendang menggunakan kunyit); hal tersebut yang membedakan warna daging rendang khas Minang dengan daerah lain.Pilih daging yang segar dan padat agar tidak hancur bila sering diaduk.


daily activity ojt #6

Assalamualikum